Bersamaan dengan hamparan ilalang di padang yang menjulang, kutepis setiap buliran buliran yang mulai mengenai pelipis.
Katanya miris, tapi bagiku masih terlihat manis...

Awang-awang masih terbentang nun jauh,
Entah diseberang atau tertimbun rapat dalam ruang kedap tak bercahya...

Menjelajahi panaroma bersama masa, 
Menari dalam relung-relung riuhnya bunyi tak bernada,
Dan hanya tersisa satu kata yang ia
SEMOGA

#RH'270418

Komentar

Postingan Populer